MATERI 24 DARI 28
Membangun security regression test
Ubah bug keamanan menjadi test permanen agar tidak kembali pada perubahan berikutnya.
Tujuan pembelajaran
- Menulis test reproduksi.
- Memastikan test gagal sebelum fix.
- Menguji status, body, state, dan cleanup.
Konsep utama
Regression seam
Test sedekat mungkin dengan boundary yang rusak.
State assertion
HTTP 403 saja belum cukup jika database sudah telanjur berubah.
Alur kerja teknis
- Tulis tujuan dan acceptance criteria.
- Buat perubahan kecil yang dapat ditinjau.
- Jalankan test dan baca diff sebelum menerima hasil AI.
Contoh implementasi
Authorization regression test
const response = await fetch("http://localhost:3000/admin/posts/1", {
method: "DELETE",
headers: { "Cookie": "session=learner-fixture" }
});
if (response.status !== 403) throw new Error("Learner tidak boleh menghapus post");CSRF regression assertion
ob_start();
http_response_code(200);
// panggil handler dengan token invalid pada test harness
// assert status 419 dan mutation tidak terjadi
assert(http_response_code() === 419);
ob_end_clean();Aspek keamanan
- Periksa tidak ada side effect setelah request ditolak.
- Gunakan fixture test-only.
- Jangan mencetak credential fixture.
Kesalahan umum
- Menerima kode AI tanpa membaca diff dan memahami alur data.
- Menguji hanya happy path dan mengabaikan input salah atau batas nilai.
- Menyimpan secret, token, atau data nyata di prompt dan source code.
Pengujian dan verifikasi
- Jalankan contoh dengan input normal.
- Ulangi dengan input kosong, tipe salah, dan nilai batas.
- Pastikan error tidak membocorkan secret atau detail internal.
Latihan
- Modifikasi contoh dengan satu kebutuhan baru dan tulis acceptance criteria-nya.
- Tambahkan satu negative test lalu jelaskan risiko yang dicegah.
Checklist
- Tujuan dan batas pekerjaan jelas.
- Input divalidasi di server.
- Secret tidak berada di source/prompt.
- Test lulus dan diff sudah dibaca.
Rangkuman
Ubah bug keamanan menjadi test permanen agar tidak kembali pada perubahan berikutnya.